PociNews | JATINEGARA, TEGAL – Bencana tanah bergerak skala besar melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal sejak Selasa (3/2/2026). Hingga hari ini, tercatat sedikitnya 104 rumah warga mengalami kerusakan parah, dengan puluhan di antaranya rata dengan tanah.
Fenomena geologi ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah lereng Gunung Slamet selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, struktur tanah mengalami pergeseran ekstrem yang merusak pemukiman, fasilitas pendidikan, hingga memutus akses jalan utama desa.
Detik-Detik Kejadian yang Mencekam
Warga melaporkan mendengar suara gemuruh dan dentuman kayu patah dari struktur rumah mereka pada dini hari. Dalam hitungan jam, retakan kecil di lantai dan dinding berubah menjadi lubang besar.
"Tanah seperti ditarik dari bawah. Jalanan amblas sampai dua meter, mobil tidak bisa lewat sama sekali," ujar salah satu warga terdampak di Dusun Cawiri.
Dampak Kerusakan yang Meluas
Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Tegal, berikut adalah rincian dampaknya:
Pemukiman: 24 rumah roboh/rusak berat, 80 rumah retak-retak dan terancam roboh.
Pendidikan: Bangunan SMA dan asrama Pondok Pesantren Al-Adalah rusak parah hingga santri terpaksa dievakuasi.
Pengungsi: Lebih dari 450 jiwa kini menempati tenda darurat dan rumah kerabat yang lebih aman.
Status Tanggap Darurat
Pemerintah Kabupaten Tegal telah menetapkan status Tanggap Darurat. Fokus utama saat ini adalah evakuasi warga dari zona merah dan penyaluran logistik berupa makanan siap saji, selimut, serta obat-obatan.
Pakar geologi memperingatkan bahwa pergerakan tanah masih aktif. Warga dilarang mendekati area retakan, terutama saat hujan kembali turun, karena risiko longsor susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Cara Membantu Terdampak Bencana Jatinegara
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, dapat menghubungi posko utama BPBD Kabupaten Tegal atau menyalurkan bantuan melalui organisasi kemanusiaan resmi. Kebutuhan mendesak saat ini:
Makanan bayi dan susu.
Alat kebersihan dan sanitasi.
Tenda pengungsian dan alas tidur.