Opini & Cerita

Dari Nol Tanpa Ijazah, Menjadi Penggerak Ekonomi: Perjalanan Umi Rokhani

A
Admin
15 Apr 2026
Dari Nol Tanpa Ijazah, Menjadi Penggerak Ekonomi: Perjalanan Umi Rokhani

Ilustrasi: Komunitas Wirausaha Sosial berkesempatan bertamu ke tempat usaha Umi Rokhani

PociNews: Kota Tegal : Di sudut pesisir Kota Tegal, tepatnya di kawasan Pantai Pulau Kodok, hidup seorang perempuan sederhana yang kisahnya begitu menginspirasi. Ia dikenal masyarakat dengan nama Umi Rokhani seorang wanita tangguh yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan.

Sejak kecil, Umi Rokhani sudah akrab dengan kerasnya kehidupan. Lahir dari lingkungan nelayan, ia tumbuh dengan melihat perjuangan orang-orang di sekitarnya melawan ombak demi menyambung hidup. Pendidikan formalnya tidak sampai selesai. Bahkan ia tidak tamat sekolah dasar. Namun, kehidupan justru menjadi “sekolah” terbaik yang membentuk karakter kuat dalam dirinya.

Perjalanan hidupnya tidak mudah. Sebagai seorang istri, ia dikenal sangat taat kepada suaminya. Setiap kali hendak keluar rumah, bahkan untuk sekadar menghadiri atau mengisi sebuah acara, ia selalu meminta izin dan restu. Baginya, keberkahan hidup dimulai dari ketaatan dan adab dalam rumah tangga.

Namun takdir berkata lain. Setelah kepergian sang suami, Umi Rokhani harus menjalani peran sebagai single parent. Di titik itulah ujian hidup benar-benar terasa. Ia tidak hanya harus bertahan, tetapi juga memastikan anak-anaknya tetap mendapatkan masa depan yang layak.

Dengan tekad yang kuat, ia mulai dari nol. Berjualan apa saja yang bisa dijual. Tanpa gengsi. Tanpa malu. Baginya, bekerja keras adalah kehormatan. Ia memegang prinsip hidup yang sederhana namun kokoh yaitu jujur, benar, dan beriman.

Namun, yang membuat Umi Rokhani semakin istimewa bukan hanya perjuangannya membangun usaha, melainkan juga kepeduliannya terhadap sesama. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat terbuka dan tidak pelit ilmu. Siapa pun yang ingin belajar usaha, ia bimbing dengan sabar. Siapa pun yang kesulitan, ia bantu semampunya.

Dari tangannya, bukan hanya usaha yang tumbuh tetapi juga kehidupan banyak orang yang ikut terangkat. Banyak masyarakat sekitar yang akhirnya memiliki penghasilan, hidup lebih layak, dan bangkit dari keterbatasan. Kepercayaan masyarakat pun tumbuh kuat kepadanya. Ketika menghadapi persoalan usaha, mereka datang kepada Umi Rokhani, karena yakin pada kejujuran dan ketulusannya.

Usahanya pun terus berkembang. Dari jualan kecil, kini ia memiliki beberapa unit kapal ikan, usaha produksi nugget ikan, serta usaha sembako yang memberdayakan masyarakat sekitar.

Dalam setiap langkah hidupnya, Umi Rokhani selalu melibatkan Allah. Ketika menghadapi kesulitan, ia tidak mengeluh, tetapi berdoa dengan penuh keyakinan:
“Ya Allah, mudahkanlah dan selamatkanlah.”

Ia juga memegang prinsip kuat dalam berusaha:
tidak boleh ada kata negatif dalam memulai usaha.
Baginya, keyakinan, doa, dan sikap positif adalah kunci pembuka jalan rezeki.

Kesuksesan terbesar dalam hidupnya bukan hanya pada usahanya, tetapi pada anak-anaknya. Ia berhasil menyekolahkan mereka hingga perguruan tinggi, sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang ibu yang memulai segalanya dari nol.

Kini, sebagian besar usahanya telah ia percayakan kepada anak-anaknya. Ia tidak hanya mewariskan usaha, tetapi juga nilai-nilai kehidupan. Prinsip yang terus ia tanamkan sejalan dengan pesan dalam Al-Qur’an:
“Janganlah engkau meninggalkan generasi yang lemah.”

Umi Rokhani telah membuktikan, bahwa dari pesisir sederhana, dari keterbatasan pendidikan, dari kehidupan yang keras—lahir sosok perempuan hebat yang tidak hanya mengangkat derajat keluarganya, tetapi juga menjadi jalan kebaikan bagi banyak orang.

Kisahnya mengajarkan kita satu hal penting:
kesuksesan sejati adalah ketika kita mampu bangkit, menjaga kejujuran, dan menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi sesama.

Bagikan:
Advertisement Hidup Sehat bersama El-Zhaqqir
Visit Site